Kisah Inspirasi

NLR Indonesia

Kisah Inspirasi

Jadilah perubahan bersama kami

image

dulu kusta, kini bahagia

Mulyati (23) pernah mengalami kusta saat masih di kelas dua SMP di usia 13 tahun pada 2011. Ia dibawa ayahnya ke petugas kusta setempat di Desa Ranca Jaya, Subang. Saat itu ia sudah mengalami kecacatan yang terlihat di beberapa jari tangannya karena terlambat ditangani.

image

In Bangkit dari Keterpurukan

Perlakuan diskriminatif dan stigma sosial akibat kusta biasanya membuat orang yang pernah mengalami kusta (OYPMK) merasa tidak percaya diri dan putus harapan. Tetapi tidak demikian halnya bagi Indrawati Ratmadja, seorang OYPMK asal Saparua, Maluku Tengah. Perempuan kelahiran 1983 yang suka disapa “In” itu menggunakan pengalaman pahitnya untuk membantu OYPMK lain yang mengalami diskriminasi seperti dirinya.

image

Dasuki Selalu Siap

Dasuki (40) pernah mengalami kusta. Ia diserang penyakit menular ini pada usia 17.

“Awalnya saya tidak tahu apa itu kusta. Saya pun baru tahu terkena kusta saat usia 17 tahun di puskesmas. Saya pun mencari informasi tentang kusta dan baru tahu bahwa penyakit ini menular dan dapat menyebabkan disabilitas bila ditemukan terlambat,” kata Dasuki yang berprofesi sebagai penjual karpet dan makanan di Subang.

image

Tetap Semangat

Pak Satri berusia 71 tahun. Penuh senyum dan bicaranya lantang. Bapak yang pernah mengalami kusta ini tinggal di Subang. Sewaktu kami bertamu ke rumahnya di Maret 2021, pak Satri sedang mengalami luka di bagian kaki yang pernah terkena kusta.

image

Desa Sahabat Kusta

Mengapa Desa Sahabat Kusta? Berarti pernah tidak bersahabat? Memang demikian. Sebelum tahun 2012, di Desa Rap Rap, Kabupaten Minahasa Utara, mereka yang terkena kusta mengalami stigma dan penyingkiran. Jika tertular kusta di usia sekolah, maka anak tidak bisa bersekolah. Jika tertular kusta dan punya usaha dagang, banyak orang menghindar. Bahkan jika berobat ke puskesmas, mereka sering alami perlakuan “khusus”.

image

Yamaha Bulukumba untuk pertama kali menerima pemagang disabilitas

Yamaha Bulukumba sama seperti showroom Yamaha di kota lain, yang selain melayani penjualan, mereka juga menyediakan jasa servis di bengkelnya. Sejak Desember 2020 lalu, selama 1 bulan bengkel Yamaha Bulukumba menerima pemagang dengan disabilitas, Muh. Danial, seorang disabilitas daksa

Video-video Kisah Inspirasi

“Kisah OYPMK Satu Keluarga”

“Gadis yang Kuat”

“OYPMK Anak Kembali Beraktivitas”

Desa Sahabat Kusta di Minahasa Utara

035553
Users Today : 164
Users Yesterday : 91
This Month : 2873
This Year : 27103
Total Users : 35553
Views Today : 542
Total views : 124865
Who's Online : 4