Kegiatan ini memastikan agar OYPMK dengan disabilitas tingkat 2 dapat terus dipantau, bahkan setelah pasien menyelesaikan periode pengobatan. Pemantauan diperlukan karena disabilitas akibat kusta dapat menjadi semakin parah jika tidak dipantau/dirawat secara rutin.
  • Sejumlah 38 tenaga kesehatan dan petugas kusta telah mendapat pelatihan tentang SAS dan pemetaan OYPMK sesuai kriteria SAS.
  • Pelaksanaan SAS di Bone, Sulawesi Selatan, oleh Kepala Bidang Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan.
025464
Users Today : 87
Users Yesterday : 66
This Month : 1351
This Year : 17014
Total Users : 25464
Views Today : 304
Total views : 86176
Who's Online : 2