Kegiatan ini memastikan agar OYPMK dengan disabilitas tingkat 2 dapat terus dipantau, bahkan setelah pasien menyelesaikan periode pengobatan. Pemantauan diperlukan karena disabilitas akibat kusta dapat menjadi semakin parah jika tidak dipantau/dirawat secara rutin.
  • Sejumlah 38 tenaga kesehatan dan petugas kusta telah mendapat pelatihan tentang SAS dan pemetaan OYPMK sesuai kriteria SAS.
  • Pelaksanaan SAS di Bone, Sulawesi Selatan, oleh Kepala Bidang Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan.
035548
Users Today : 159
Users Yesterday : 91
This Month : 2868
This Year : 27098
Total Users : 35548
Views Today : 518
Total views : 124841
Who's Online : 1