Kelompok ini memfasilitasi orang dengan disabilitas karena kusta dan filariasis. Melalui pertemuan di desa masing-masing tiap bulannya, mereka melakukan praktik merawat diri dan konseling sesama dalam suasana yang bersahabat. Topik pembicaraan di kelompok biasanya berkisar tentang isu stigma, diskriminasi dan pergulatan hidup.

  • Pembentukan 2 KPD dengan pendekatan Kusta dan Filariasis di Papua dan Papua Barat
  • 25 orang dengan disabilitas akibat kusta dan 5 akibat filariasis dari KPD sangat termotivasi untuk mempraktikkan perawatan dirinya