Kegiatan ini memastikan agar OYPMK dengan disabilitas tingkat 2 dapat terus dipantau, bahkan setelah pasien menyelesaikan periode pengobatan. Pemantauan diperlukan karena disabilitas akibat kusta dapat menjadi semakin parah jika tidak dipantau/dirawat secara ruitn.

  • Sejumlah 38 tenaga kesehatan dan petugas kusta telah mendapat pelatihan tentang SAS dan pemetaan OYPMK sesuai kriteria SAS.
  • Pelaksanaan SAS di Bone, Sulawesi Selatan, oleh Kepala Bidang Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan.
003343
Users Today : 33
Users Yesterday : 76
This Month : 1805
This Year : 3343
Total Users : 3343
Views Today : 114
Total views : 9554
Who's Online : 1